Sabtu, 06 April 2013

just repost

kali ini saya hanya ingin merepost tulisan yang pernah diposting oleh salah seorang penulis favorit saya, darwis tere liye. alasannya simpel saja. saya ingin suatu hari saat saya ingin membaca postingan beliau lagi saya tidak perlu repot bolak-balik scrolldown jejaring sosialnya. just enjoy it. jika ada manfaatnya, alhamdulillah.

_______________

*Hal-hal lucu yang tidak lucu


Saya menemukan hal-hal lucu yang tidak lucu, betapa ajaibnya tanggapan manusia saat datang sebuah nasehat. Agar tulisan ini menjadi komprehensif, maka akan saya daftar hal-hal lucu yang tidak lucu tersebut.


1. Ketika datang nasehat, mereka berkata: "Urus saja urusan masing-masing"Ini lucu tapi tidak lucu, karena hampir setiap manusia yang mengaku muslim tahu surah pendek yang penting sekali. Impossible jika mereka bilang tidak tahu, karena surah ini masuk dalam surah yang bahkan diajarkan saat TK, SD, usia kanak-kanak. Yaitu surat Al 'Ashr: (I) Wal Asri (II) Innal Insan nalafi khusr, (III) ilallazi na'amanu wa'amilus sallehati, Watawa saubil haq watawa saubil sabr.

Tahu, kan? Apa terjemahan surah itu? Here we go: (I) Demi masa, (II) Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, (III) Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Jelas sudah, surah ini bilang manusia itu dalam posisi default rugi. Saya, anda, kita semua dalam posisi rugi. Kecuali yang melakukan tiga hal: beriman, mengerjakan amal saleh, dan saling menasehati. Maka, orang-orang yang bilang urus saja urusan masing-masing, jelas sekali tidak paham agamanya. 



2. Ketika datang nasehat, mereka berkata: "Jangan sok suci."

Jika urusan saling menasehati harus menunggu semua orang suci dulu, maka bubar kehidupan ini. Ini juga favorit sekali reaksi orang-orang yang ogah dinasehati. Kalaupun seseorang itu tidak suci, maka bukan berarti kewajiban untuk menasehati jadi gugur. Adalah jalan menuju kebaikan ketika seseorang rajin mengingatkan, menasehati, secara terus menerus, hingga akhirnya perbuatan maksiat, dosa yang dia lakukan menjadi berangsur-angsur berkurang. Ada banyak nasehat ulama besar atas hal ini, silahkan dibaca buku2 mereka. Betapa indah nasehat tersebut.


3. Ketika datang nasehat, mereka berkata: "Memangnya lu sudah melakukan apa yg lu bilang."

Bukan urusan kita menilai hal ini. Itu urusan Tuhan. Jelas bahwa: besar sekali kebencian Tuhan atas orang-orang yang tidak melakukan apa yang dia katakan. Tapi itu bukan urusan kita. Jika setiap kali nasehat datang, kita sibuk bertanya hal ini, memang lu sudah? Maka rusaklah keseimbangan dalam masyarakat. Kalaupun kita tahu seseorang itu memang munafik pol, pendusta maksimal, hanya pencitraan saja nasehatnya, jangan diserang dengan kalimat tersebut, didiamkan saja, jika memang tidak tahan lagi, lakukan secara personal dan langsung. Ini kadang mengenaskan sekali, masa' kita bertengkar ditonton banyak orang. Membuat orang lupa substansi nasehatnya.


4. Ketika datang nasehat, mereka berkata: "Bisa nggak sih dakwahnya lebih santun."

Tidak ada nasehat baik yang keliru. Yang salah itu orang2 yang tidak memberikan nasehat. Ketika kita kehilangan argumen secara substansif untuk ngeles, kehabisan argumen berdasarkan dalil untuk membantah sebuah nasehat, maka jangan pernah justeru menyerang sisi elementernya. Menyenangkan memang melakukannya, karena memberi kepuasan temporer di hati, tapi itu dusta hati yang kotor, tapi, tapi, tapi, itu semua kulit bawang halus yang kita ciptakan untuk membentengi kesalahan. Dan hal ini amat kontraproduktif, bayangkan, kita menyerang langsung secara terbuka ditonton banyak orang. Maka orang-orang lebih asyik menonton, bukan mendengarkan substansi nasehat. Saya menyarankan semua orang rajin membaca terjemahan Al Qur'an, membaca hadist, boleh jadi, kalian akan paham betapa banyaknya peringatan yang disampaikan dengan keras, perumpamaan yang sangat menohok hati (manusia disamakan dengan binatang ternak), dsbgnya.


5. Ketika datang nasehat, mereka berkata: "Lantas lu siapa yang menasehati? Lu nggak suka pro kontra? Nggak suka dibantah?"

My dear anggota page, enyahkanlah ilusi itu. Emosi sesaat yang muncul karena kita menolak sesuatu masuk. Jangan pernah jadikan itu alasan untuk menyimpulkan sesuatu yang boleh jadi tidak benar, hanya prasangka kita saja. Kita kenal juga nggak dengan orang yang memberikan nasehat. Menurut orang banyak, justeru sebaliknya, bisa melihat dengan lebih kristal, kalau orang yang memberikan nasehat terbuka atas saling menasehati, terbuka atas pro dan kontra, dan jelas membiarkan orang lain membantah. Menurut ego kita saja yang tidak.

Saya akan menutup tulisan ini dengan sebuah nasehat menawan hati, yang saya temukan dari film: bahwa berbuat baik, termasuk di dalamnya saling menasehati adalah tanggung-jawab (responsibility). Tidak pernah menjadi pilihan (choice).

Nah, peradaban manusia bisa bertahan ratusan karena masih ada yang mengambil tanggung-jawab tersebut, jika tidak, maka dia akan hancur binasa oleh tangan manusia sendiri, atau digulung oleh azab Tuhan. Bacalah sejarah2 peradaban lama. Pastikan bahwa nasehat itu ada dua kaki: Amar ma'ruf, nahi munkar. Menyeru kepada kebaikan, itu sudah banyak, tapi yang mencegah kemungkaran, berdiri gagah mengingatkan hal2 mungkar, kita semua dibebani kewajiban tersebut.


 _____________


Allah Mahatahu, betapa kita semua masih dalam proses pembelajaran, dan akan terus beajar hingga masanya ajal menjemput. semoga Allah melembutkan hati kita untuk menerima semua pelajaran. aamiin..

Jumat, 22 Maret 2013

someday..

aku suka dengan pekerjaanku. pergi pagi, pulang larut sore, bahkan kadang sinar matahari tak sempat menyentuh kulitku. pekerjaan yang kuinginkan saat masih kecil dulu. namun sekarang, saat anak kecil tadi telah menjadi seorang wanita, saat yang ada di pikiranku bukan lagi cita-cita seorang anak kecil, suatu hari nanti, kuharap datang seseorang yang akan menyuruhku meninggalkan pekerjaanku dan berkata: "jadilah istri dan ibu yang baik untukku dan untuk anak-anak kita." betapa ingin kubaktikan saja sisa hidupku untuk mengukir pahala dengan berada di sampingmu. suatu hari, untuk seseorang yang akan mendampingi hingga tak ada lagi hari esok untukku.  

Minggu, 27 Januari 2013

sore yg panas pada suatu hari minggu

sedikit merasa bersalah membiarkan blog tersayang tak tersentuk sekian lama. sungguh terlalu, komputer kantor saja tak pernah kubiarkan berdebu separah ini. just so sorry.. :)
jadi di sinilah saya, pada suatu sore yang panas di hari minggu, ditemani sepiring goreng pisang kiriman tetangga sebelah rumah, bermain-main dengan keyboard komputer. dan ini gara-gara seseorang tersayang yang begitu menginspirasi, mengilhami, dan.. sepertinya tak usah diteruskan, saya seakan2 menjadi habibie yang menulis untuk ainun tercintanya saja.
ini sudah 2013. ada banyak duka di tahun yg lalu, namun sukanya juga sungguh teramat banyak sungguh, tak ada nikmat tuhan yang bisa aku ingkari.
entah kenapa, sore ini rasanya ingin sekali menulis. menulis apa saja. tentang ponakan yang sudah bisa protes  karena selalu ditinggalkan. dia sudah bisa berkata, "mangga kerjanya jauh.." haha.. maaf sayang, kalo mangga gak kerja mangga gak bisa beliin mainan dan baju-baju bagus untukmu :). atau menulis tentang hidup yg kadang-kadang terasa semakin sulit, namun Allah selalu mempunyai cara untuk menguatkanku melewati semua kesulitan itu. atau tentang bunga-bunga dalam pot di depan rumah yang mulai tak terawat. ah, kompensasi dari alasan sok sibukku tadi. kapan terakhir kali kucabuti rumpur-rumput nakal yang ikut menyelip di antara bunga itu?
betapa banyak yang diabaikan selama ini. semua selalu dengan satu alasan: sibuk. padahal sesibuk apakah hingga saya seakan2 tak punya waktu untuk hal yg lain? hingga mengabaikan adik2 tersayang yang dulu tak pernah saya biarkan melangkah tanpa saya ketahui setiap arahnya? maaf..
sudahlah, sore ini masih panas. saya sedang ingin menyenang2kan hati dengan keyboard ini. semoga hari minggumu juga cerah, semuanya.

Sabtu, 25 Februari 2012

aku sedang (agak) bermusuhan dengan dunia

dunia saat ini terasa terlalu penuh dengan masalah. yah, aku tau, hidup memang penuh dengan masalah. tapi kenapa datangnya sekaligus seperti sekarang ini? ujiankah ini? bila iya, aku rasa aku sudah setengah gagal dalam menjalani ujian ini.
dunia sedang berada pada situasi di mana aku tak lagi peduli dengan benar dan salah. aku tau ini salah. memangnya kenapa? nikmati saja. toh ini dunia, bukan surga, jadi tak harus sempurna!!!

Senin, 12 Desember 2011

kisah pada sepenggal masa

sebetulnya ada banyak hal yang ingin kutulis, saking banyaknya aku sampai tak bisa menulis semuanya di sini. cukuplah ini kutulis sebagai pengingat di masa datang, tentang suatu masa yang pernah kulalui. aku benci harus berkata: lihat saja nanti. tapi saat ini hanya itu yang bisa aku lakukan: lihat saja nanti, bagaimana akhir dari kisah ini. satu risiko yang sudah pasti: akan ada hati yang tersakiti.
yah, lihat saja nanti.


Jumat, 11 November 2011

sabtu yang malas

seperti biasa, tiap minggu saya pasti pulang. kalo ga ke kampung, ya ke padang. sebenarnya lebih sering ke padang sih, hehe.. orang-orang kantor kadang nanya, ke padang ngapain? ke rumah siapa? hoho..
biasanya juga, saya menghabiskan hari libur dengan uni tersayang. jalan-jalan ga jelas, hunting makanan, hepi-hepi lah :) tapi kabar buruknya, sabtu ini uni saya ada pelatihan di bukittinggi, hiks.. alhasil saya pun kehilangan minat untuk keluyuran di kota ini. dari bangun tidur sampe jam segini, kerjaan saya ya ga jauh2 dari laptop, haha.. pemalas betul kamu nak.. :D
pas lagi asik2 ngenet, saya nemu blog teman. awalnya cuma baca-baca dikit, eh ga taunya keterusan. blognya asik, plus foto2nya cantik. ngeliat potonya, saya terinspirasi buat beli baju+jilbab baru, wkwkwk... o iya, dia itu teman selokal waktu diklat pegawai baru. jadi di blognya juga ada tulisan tentang sejarah perjuangan untuk dapetin kerja yang ini. beuh.. saya kembali bernostalgia..
yang bikin ngiri, dia share tentang boyfriendnya, hahahahaa... hmm.. ga usah dikomenin kali ya?
satu hal yang membuat saya agak kesal, saya masih tetap belum bisa gabung di pottermore >.< padahal adik saya bilang sudah bisa diakses oleh umum mulai akhir bulan oktober, ckckck... oke, inilah gambar si harry dkk, yang sempat saya suka waktu dia masih kecil, tapi liat versi dewasanya sekarang jadi ilfil, hahahahaa..






happy weekend, happy satnite, don't be sadnite.. :D

Jumat, 04 November 2011

jumat, 04111988-04112011

kemaren, 4 november 2011, aku resmi memasuki angka 23. ya, hari jumat. sama seperti hari saat aku dilahirkan 23 tahun yg lalu. seperti biasa, ibu selalu memberikan ucapan selamat ulang tahun sekitar pukul 12.30 siang. kata ibu, aku lahir saat khatib sedang khutbah jumat di mesjid. so, berkat perasaan yg bercampur-aduk, aku pun sibuk menangis pada jam segitu, saat baca sms ibu. dan acara makan siang pun diselingi dengan acara menghapus air mata.

satu lagi yg menyenangkan di hari ulang tahun, selalu ada sms untuk dibaca saat aku terbangun di pagi hari. sms dari orang2 tersayang, yang membuat kebahagiaan hari jumat (baca: waktunya libur=pulang) semakin lengkap.

dan seperti biasa, selain ibu, selalu ada satu orang lagi yg membuatku menangis di hari ulang tahunku. tapi sebenarnya untuk tahun ini misinya kurang berhasil, aku hanya hampir menangis, bukan benar2 menangis. sepertinya ini dipengaruhi oleh faktor pembacaan tulisan di saat jam kerja. untung deh, kalo dibaca malam pas mau tidur, aku pasti nangis :)

tahun kemaren kamu ingat kerjaanmu ga dek? pas di foto yg ada lilinnya, aku benar2 niup lilin di foto itu, seperti yg kamu tulis di sana. niup lilin sambil nangis. yah, hasil kerjamu bagus, ckckck... dan tahun ini, aku niup lilin bareng kucing. semoga ada tahun saat kamu bisa benar2 menemaniku tiup lilin, amin..



sebenarnya mood nulis begitu menggebu2 pada tanggal 4 itu. namun karena faktor ini itu, baru sekarang cita2 berhasil diwujudkan. alhasil, dengan muka yg belum dicuci, belum gosok gigi, mata masih separo tertutup, dan entah apa yg aku tulis, tulisan kali ini diakhiri sampai di sini.

terima kasih ibu, papa, uni, abang, uda, adik2. terima kasih untuk semua cinta yg telah menguatkanku sampai hari ini. terima kasih untuk kesediaan menerima aku seperti apa adanya diriku. terima kasih telah hadir dalam hidupku. di atas semuanya, terima kasih allah.

sabtu, 5 november 2011, 06:50 (sengaja bikin, tanggal di blogku abnormal)